Bukanya Standupindo: Komedi Dan Beragama

Bukanya Standupindo: Komedi Dan Beragama

“Berapa banyak Komedian Indonesia yang pernah dianggap menista agama?”

Sebut saja Andre Taulany, Coki Pardede bersama Tretan Muslim, Joshua Suherman, Ge Pamungkas, Uus, serta Ernest Prakasa, semua nama kecuali Andre Taulany adalah komedian yang tumbuh besar dari standup comedy. Berangkat dari hal tersebut, tidak sedikit kelompok masyarakat tertentu mengkonotasikan standup comedy adalah genre komedi yang tidak ramah dengan sakralnya kehidupan beragama. Bahkan perdebatan tentang “fatwa haram” untuk seni ini sempat tersiar di lini masa media sosial.
Padahal, komedi dan ritual agama sudah lama beriringan. Tentu tak asing nama “K.H Zainudin MZ” yang mempunyai julukan “Dai Sejuta Umat” dikenal masyarakat karena beliau menyelipkan komedi khas pada setiap dakwah. Lalu pada Bulan Ramadhan, sangat akrab sekali program acara hampir semua stasiun TV menayangkan komedi dari berbagai genre untuk menemani waktu sahur maupun berbuka.

Ruang yang harmonis dari agama untuk komedi tersebut, pun diamini komunitas Standupindo dengan adanya program “Bukanya Standupindo”. Tayangan secara langsung setiap hari selama Bulan Ramadhan 2021 (kecuali hari pertama, karena fokus kumpul keluarga) pukul 17.00 pada kanal youtube STANDUPINDO, dipandu Randhika Djamil lalu pengisi acara dari komika-komika anggota Standupindo yang bergantian setiap harinya. Program tersebut menghibur penonton dengan standup comedy, talk show, serta gimmick yang kocak.

Agama tak hanya menjadi tempelan pada acara ini: tak hanya pengisi acara yang memakai baju koko, atau beberapa potong baju koko yang tergantung di background set studio, atau juga sekadar program yang tayang mejelang berbuka puasa padahal pengisi acara tidak puasa. Tapi juga pengumuman jadwal imsakiyah waktu berbuka yang selalu diingatkan secara lucu (menyinggung dikit). Kedekatan program “Bukanya Standupindo” dengan penonton dapat dilihat dengan adanya nomor Whatsapp yang dibagi untuk penonton yang ingin berinteraksi, juga adanya link saweria untuk penonton yang ingin menyawer. Acara berlangsung selama satu jam dan ditutup dengan Adzan Maghrib. Jadi, masih yakin standup comedy itu haram?

Fajar Mukti

Standup Indo Malang

Leave a Reply